Pencegahan Hisprung Yang Benar

By | November 8, 2018

Apakah kamu ingin bayi atau anak terhindari dari penyakit hisprung? Jika benar ingin, disini saya punya solusinya. Solusi tersebut sudah saya rangkum di artikel Pencegahan Hisprung Yang Benar satu ini.

Pencegahan Hisprung Yang Benar

Hisprung merupakan salah satu penyakit sejenis kelainan bawaan yang banyak di temukan pada bayi dan anak-anak. Tepat nya pada bagian usus besar atau kolon terdapat kelainan berupa hilang nya beberapa saraf. Saraf-saraf yang hilang tersebut menyebabkan penderita hisprung kesulitan untuk buang air besar.

Ini disebabkan saraf-saraf yang ada pada usus besar tadi bertugas sebagai pengendali usus agar terus bergerak menuju liang anus. Namun karena saraf-saraf tersebut tidak bekerja dengan baik, feses akhirnya terjebak di usus.

Penyebab nya sendiri dikarenakan proses perkembangan pada saat didalam kandungan kurang sempurna. Normal nya, seluruh saraf dan anggota tubuh lainnya akan terbentuk pada saat bayi didalam perut ibu. Tapi penderita hisprung, beberapa sel saraf termasuk yang menggerakan feses berhenti berkembang sebelum waktunya.

Dari sekian banyak anak atau bayi yang menderita hisprung, kebanyakan berkelamin pria. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturun. Apabila seorang ibu melahirkan anak berpenyakit hisprung, maka ketika melahirkan lagi akan beresiko yang sama.

Cara Mengetahui Anak Apakah Menderita Hisprung Atau Tidak

Bagi yang sudah divonis menderita hisprung apalagi yang sudah lama mungkin akan terlihat dari ukuran perut yang semakin membesar. Tapi bagaimana yang belum terdefinisi menderita hisprung? Cara mendiagnosa nya yang paling tepat ialah dengan berkonsultasi dengan dokter.

Nantinya dokter akan memeriksa anak ibu dengan cara mencolok dubur nya dengan satu jari. Apabila pada saat di colok feses menyemprot, maka dapat dipastikan anak ibu terkena hisprung. Selain dengan cara tersebut, bisa juga melalui pemeriksaan barium enema.

Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan cara memasukan sebuah alat ke lubang anus penderita. Alat tersebut sudah dilengkapi dengan sebuah kamera berukuran sangat kecil. Dan ketika alat tadi sudah dimasukan, maka akan dilakukan foto radiologis. Dari sanalah akan kelihatan bagian usus besar yang tidak terdafat saraf.

Pengobatan paling utama untuk hisprung yang selalu direkomendasikan oleh para dokter ialah operasi. Prosedur operasi tersebut tentunya dilakukan pada usus besar yakni dengan memotong bagian yang tidak terdapat saraf. Setelah dipotong, nantinya akan disambungkan lagi dengan usus yang masih sehat.

Semua orang pasti tahu bahwa melakukan tindakan operasi memelurkan biaya yang tidak sedikit. Maka dari itu, dari pada operasi, saya lebih menyarankan kamu untuk menggunakan obat hisprung. Disamping lebih terjangkau, keunggulannya pun tidak perlu diremehkan lagi, bisa mengobati secara tuntas.

Selain Pengobatan, Adakah Cara Untuk Mencegahnya ??

Pepatah mengatakan, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Ungkapan tersebut memang benar adanya, karena ketika kita sudah sakit, justru cara untuk sehat kembali akan lebih sulit. Hal ini tentunya berlaku juga bagi penyakit hisprung.

Namun sayang, sampai sejauh ini belum ada upaya pencegahan yang bisa dilakukan seorang ibu untuk mencegah hisprung tidak terjadi pada anak nya. Kenapa? Lantaran hisprung ini merupakan kelainan yang disebabkan bawaan dari lahir, sehingga sangat sulit untuk dicegah.

Tapi untuk para ibu yang sekarang ini sedang mengandung, paling tidak konsumsi makanan makanan sehat. Selain baik untuk kesehatan ibu dan juga bayi yang dikandung juga bisa jadi berefek pada kesehatan usus besar bayi. Mungkin itu saja penjelasan dari saya mengenai Pencegahan Hisprung Yang Benar, semoga bermanfaat 🙂

Pencegahan Hisprung Yang Benar

https://www.bcdlldb.com obat hisprung

One thought on “Pencegahan Hisprung Yang Benar

  1. Pingback: Penyebab Mata Juling Mendadak Pada Orang Dewasa Dan Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *